BAHAN BELAJAR UJIAN TISI (Testing Dan Implementasi Sistem)
Unknown
Januari 07, 2019
Jelaskan jenis-jenis dokumentasi ??
a. Test
Plan bertujuan
untuk memudahkan developer untuk melakukan testing agar testing yang dilakukan
menjadi lebih jelas.
Poin-poin yang harus ada di dalam test plan
-
Pengantar dokumen test plan
-
Asumsi saat menguji aplikasi
-
Daftar test case yang akan digunakan
-
Daftar fitur-fitur yang akan di test
-
Sumber daya yang akan digunakan
-
Resiko-resiko yang mungkin akan muncul pada saat
pengetesan
-
Jadwal dan tugas tiap-tiap tester yang ada dalam tim
b.
Test Scenario / Scenario test adalah pernyataan satu baris yang memberitahukan
bidang mana dalam aplikasi yang akan diuji. Test Scenario digunakan untuk
memastikan bahwa semua aliran proses diuji dari ujung ke ujung (contoh: dari
register, login, sampai logout). Area aplikasi tertentu hanya memiliki satu
Test Scenario.
c.
Test Case Tujuan utama dari
kegiatan ini adalah untuk memastikan apakah sebuah software lolos atau
gagal dalam hal fungsionalitas dan aspek lainnya.
|
|
d. Traceability Matrix (juga dikenal sebagai Requirement Traceability Matrix - RTM) adalah tabel
yang digunakan untuk melacak persyaratan selama Software
Development Life Cycle. dapat digunakan untuk pelacakan ke
depan (yaitu dari Persyaratan untuk Desain atau Pengkodean) atau mundur (yaitu
dari Coding to Requirements).
Tujuan utama untuk matriks ini
adalah:
-
Memastikan perangkat lunak dikembangkan sesuai
persyaratan yang disebutkan.
-
Membantu menemukan akar penyebab bug.
-
Membantu menelusuri dokumen yang dikembangkan selama
fase SDLC yang berbeda.
Jelaskan Fase – Fase Acceptance Task ??
1.
Mempersiapkan Sistem Penerimaan
Tujuan Mempersiapkan Sistem
Penerimaan adalah untuk memastikan bahwa lingkungan pengujian akan digunakan
selama Sistem Penerimaan siap dan operasional, dan untuk mengambil langkah -
langkah apapun yang diperlukan untuk mempersiapkan tim pengujian penerimaan
untuk berhasil mencapai tujuan pengujian mereka.
2.
Validasi data Inisialisasi dan Konversi
Tujuan dari proses Validasi Data
Inisialisasi dan Konvergensi adalah untuk mengkonfirmasi sebelum sistem memulai
produksi bahwa semua utilitas dan proses yang diperlukan untuk memuat data ke
dalam sistem bekerja dengan benar, dan bahwa setiap data dibawa ke depan dari
sistem lain bermigrasi sepenuhnya dan akurat.
3.
Test, Identifikasi, Evaluasi, dan Reaksi (TIER)
Tujuan dari Pengujian,
Identifikasi, Evaluasi, dan Reaksi proses adalah untuk menjalankan rangkaian
lengkap pengujian terhadap aplikasi dalam lingkungan produksi seperti, menilai
hasil tes, dan menentukan apakah sesuai untuk melanjutkan dengan Implementasi
Sistem, atau apakah tindakan korektif yang diperlukan untuk mengatasi setiap
kerusakan yang dihadapi.
4.
Memperbaiki Bahan Pendukung
Tujuan dari perbaikan bahan pendukung
ialah untuk memastikan bahwa semua bahan yang
berhubungan dengan aplikasi baru selalu diperbarui dengan perubahan apa pun
yang mungkin diperkenalkan selama Sistem Penerimaan.
Sebutkan Kelebihan & kekurangan
dan Pengertian Strategi Implementasi Sistem ??
Sebelum
mengimplementasikan perubahan dari sistem lama ke sistem yang baru, diperlukan
adanya strategi-strategi khusus yang sudah diperhatikan keuntungan dan
kerugiannya. Berikut 4 jenis strategi implementasi sistem:
a a.
Strategi
Paralel
Berikut beberapa
keuntungan dan kerugian dari strategi paralel:
-
Sistem baru dan sistem lama berjalan
secara bersamaan sampai semua pihak telah merasa sangat puas dengan kinerja
sistem informasi kemudian sistem informasi lama dihapus.
-
Berisiko terendah terhadap kegagalan sistem
informasi.
-
Berbiaya tertinggi.
-
Pada perusahaan tertentu (misalnya:
Bank) malah mempertahankan metode paralel untuk jangka waktu panjang bahkan tak
terbatas karena Bank memiliki pelanggan dengan berbagai keragaman budaya,
wilayah, dan demografinya. Misalnya: Nasabah yang tidak suka teknologi
baru/gagap teknologi baru lebih memilih bertransaksi dengan sisem lama. Nasabah
yang mengerti teknologi baru tetapi kurang percaya terhadap keamanan teknologi
baru, juga memilih sistem informasi lama. Nasabah di wilayah pelosok yang belum
terfasilitasi dengan teknologi baru memilih sistem informasi lama. Belum lagi
pelanggan berusia muda, dewasa, tua, dsb. Bank ingin merangkul lebih banyak
nasabah dari berbagai kalangan.
b.
Strategi
Pilot
Berikut beberapa
keuntungan dan kerugian dari strategi pilot:
-
Dipilih bila perusahaan memiliki
sejumlah cabang yang berbeda lokasi.
-
Sistem informasi baru diterapkan di
salah satu cabang terpilih sampai waktu dimana sistem informasi baru dirasakan
sangat memuaskan, barulah diterapkan untuk cabang-cabang lainnya.
-
Bila uji coba gagal, maka bisa dibatalkan
dengan risiko hanya satu cabang.
-
Berisiko lebih rendah daripada Direct Conversion.
c.
Strategi
Phased
Berikut beberapa
keuntungan dan kerugian dari strategi phased:
-
Konversi Bertahap, yaitu masing-masing
bagian sistem yang dikembangkan di konversi bertahap setelah selesai
dikembangkan, sementara sistem informasi lama bertahap semakin dikecilkan
penggunaannya, sampai pada saat dimana sistem informasi baru digunakan penuh
dan sistem informasi lama dihapus secara total.
-
Pengembangan sistem bertahap dilakukan
untuk menyiasati minimnya anggaran dan sumber daya dalam penggantian sistem.
-
Dengan maksud mengurangi risiko.
-
Memerlukan waktu yang lama.
-
Sulit menentukan pada bagian proses
bisnis mana yang bisa dijalankan dengan sistem informasi baru terlebih dahulu,
bagian mana pada tahap berikutnya, dst.
d.
Strategi
Direct
Berikut beberapa
keuntungan dan kerugian dari strategi direct:
-
Menghentikan
seluruh sistem lama pada suatu tanggal tertentu dan menempatkan sistem baru
untuk operasi.
-
Pendekatan
ini sangat beresiko tinggi, namun tidak memerlukan biaya transisi.
-
Langsung
menerapkan sistem baru secara penuh.
-
Sepintas
merupakan cara yang paling cepat dan sederhana.
-
Cukup
menghebohkan semua pihak dalam organisasi.
-
Biasanya
digunakan bila dalam keadan mendesak atau sistem lama sudah rusak.
-
Lebih hemat
waktu, hemat tenaga pengoperasi sistem, hemat biaya.
-
Harus
didasari pemikiran yang komprehensif untuk memutuskan penggunaan strategi ini.
Berdasarkan penjelasan
diatas, dapat disimpulkan bahwa ada 4 hal yang mempengaruhi kunci kesuksesan
implementasi, diantaranya:
1. Testing
2. Konversi
data
3. Konversi
yang tepat terhadap sistem informasi baru
4. Pelatihan
Jelaskan Kategori Pemeliharaan Perangkat Lunak Menurut Lientz dan
Swanson ??
Lientz dan Swanson membagi pemeliharaan perangkat lunak ke dalam tiga komponen, yakni pemeliharaan korektif, adaptif, dan perfektif.
1. Pemeliharaan korektif mencakup semua perubahan yang dilakukan untuk menghilangkan
kerusakan aktual pada perangkat lunak.
2. Pemeliharaan adaptif mencakup semua perubahan yang dibutuhkan sebagai konsekuensi dari
perubahan lingkungan di mana sistem beroperasi, misalkan perubahan perangkat keras, sistem
operasi, DBMS, atau jaringan komputer.
3. Pemeliharaan perfektif mencakup semua perubahan yang berasal dari permintaan pengguna.
Proses Implementasi Sistem ??
Dalam menerapkan
implementasi sistem, tentunya terdapat proses atau tahapan pelaksanannya.
Berikut proses implementasi sistem yang bisa dilakukan:
Dari bagan diatas, ada
5 langkah proses implementasi sistem yaitu:
-
Acquisition
of Hardware, Software, and Services
Berupa
adanya kebutuhan tambahan dari segi peralatan, aplikasi, dan pelayanan untuk
sistem yang lebih baik.
-
Software
Development or Modification
Merupakan
modifikasi atau pengembangan sebuah sistem lama menjadi sistem baru yang lebih
baik.
-
Data
Conversion
Konversi
data merupakan kegiatan mengambil data di sistem lama ke dalam sistem baru baik
itu secara manual maupun secara otomatis.
-
End
User Training
Pelatihan
wajib diberikan kepada orang yang akan menggunakan sistem tersebut agar tidak
terjadi kesalahpahaman terdapat cara penggunaan sistem dari peralihan sistem
lama ke sistem yang baru.
-
Conversion
Strategi konversi sistem dari sistem
lama ke sistem yang baru ada 4 jenis yaitu:
a. Parallel
b. Pilot
c. Phased
d. Plunge
/ Direct


Social Counter